Pasar Modern dan Tradisional


tradisional

Pasar merupakan sentral ekonomi terpenting yang ada di sekitar kita. Pasar juga merupakan tempat inti untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tak ada yang dirugikan dengan adanya pasar. Semua sama-sama terpenuhi kebutuhannya. Untuk pedagang terpenuhi kebutuhan ekonominya dan untuk konsumen terpenuhi kebutuhan-kebutuhannya, entah untuk memenuhi kebutuhan pokok, atau untuk kulakan dan di jual kembali. Hiruk pikuk di pasar pun tak pernah sepi, setiap hari selalu ada saja yang mengunjunginya.

Terdapat dua macam pasar yang ada di sekitar kita. Antara lain pasar tradisional dan pasar modern. Pasar tradisional adalah pasar yang ada sejak system ekonomi dan kebutuhan masyarakat berkembang. Pasar jenis ini biasanya mengkondisikan tatap muka langsung antara pembeli dan penjual. Pada pasar tradisional jalinan komunikasi antara pembeli dan penjual masih terikat kuat, dan karena itu penjual dan pembeli dapat berinteraksi dengan baik, dan mengalami yang dinamakan “transaksi jual beli atau kegiatan tawar menawar”. Berbeda dengan pasar modern yang juga ada di sekitar masyarakat. Pasar modern tidak harus menuntut si penjual bertatap langsung dengan pembelinya. Contohnya supermarket. Supermarket merupakan salah satu contoh pasar modern yang juga menjual barang dan jasa seperti layaknya di pasar tradisional. Namun bedanya, di pasar modern si pembeli tidak harus bertatap langsung dengan penjualnya, hanya tinggal memilih dan mengambil kebutuhan yang di inginkan dan kemudian bayar di kasir yang telah di sediakan. Pasar modern semacam ini biasanya berada di lingkungan kota atau kawasan-kawasan warga yang berekonomi minimal menengah keatas.

supermarketPengaruh yang di timbulkan oleh masing-masing pasar pun berbeda-beda. Pada pasar tradisional pengaruh yang ditimbulkan ialah interaksi antara pembeli dan penjual dapat terjalin lebih erat, pembeli dan penjual dapat melakukan transaksi tawar menawar sehingga terjadi kepsepakatan bersama, dan sama-sama menguntungkan, namun potensi konflik dan berbagai penyimpangan sosial yang terjadi di pasar tradisional lebih besar karena melihat wilayah pasar tradisional yang memungkinkan siapa saja untuk datang, termasuk pencopet, preman, dan sebagainya. Sedangkan pengaruh pasar modern di masyarakat ialah membuat masyarakat menjadi semakin individualis, interaksi antar sesama berkurang, orang menjadi semakin malas, dan lebih senang melakukan hal-hal yang berbau praktis. Namun sisi positifnya ialah masyarakat tidak lagi kerepotan dalam membeli kebutuhannya, karena biasanya di pasar modern segala apa yang dimau sudah tersedia. Orang dapat lebih menghemat waktu, karena biasanya apa yang di jual di swalayan atau supermarket sudah memiliki label harga nya masing-masing, dan memudahkan konsumen untuk membeli barang yang di inginkan, selain itu pada swalayan atau supermarket tempat penyediaan barang atau produk yang di jual diletakkan pada wilayah-wilayahnya masing-masing, sehingga biasanya barang atau produk yang di jual di swalayan atau supermarket memiliki kualitas dan nilai jual yang tinggi.

Seiring berkembangnya zaman, kini pasar pun juga ada yang semi modern. Yaitu pasar tradisional yang modern. Contoh konkritnya ialah pasar modern yang ada di wiliayah BSD Tangerang dan pasar modern yang ada di kawasan Perumnas II Tangerang. Pasar ini dibangun dalam rangka menciptakan pasar tradisional yang semi modern agar produk barang atau jasa yang di jual memiliki kualitas yang bagus namun memiliki harga yang terjangkau dan menciptakan lingkungan pasar yang bersih, aman dan nyaman juga murah. Sehingga, pasar seperti ini sangat terbuka untuk semua kalangan masyarakat yang ingin berkunjung.

Pasar tradisional dan pasar modern memiliki eksistensinya tersendiri di mata masyarakat. Dan seperti slogan yang ada bahwa “rejeki orang itu masing-masing”. Mungkin hal ini jugalah yang meredakan  konflik antar pedagang tanah abang di Jakarta terkait dengan pembangunan “careefour” beberapa tahun silam.

Sampai kapan pun pasar merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. Karena pasar merupakan sentral usaha juga pemenuhan kebutuhan baik barang atau jasa bagi masyrakat. Perbedaan antara pasar tradisional dan modern jelas ada. tergantung pada kebutuhan dan keinginan masing-masing orang akan memilih pasar tradisional atau pun modern. Dalam hal ini bagi masyrakat ialah kebutuhan ia dapat terus terpenuhi.

12 responses to “Pasar Modern dan Tradisional

  1. kriteria pasar tradisional yg kyk mana?? bagaimana dg warung yg menjual produk sehari2 seperti: sabun, sampo, odol, dkk?? kan tak ada tawar-menawar??

  2. pasar tradisional yg kumaksud tu yg pedagang’a kya buka lapak gtu aj, tak bersekat.. dagangan yg dia jual di gelar lepas, pembeli dpt memilih2 sendiri barang mana yang mau dia beli, trus kemudian untuk membeli barang’a dia bisa menawar, lg pula di pasar tradisional pun kya toko2 baju yang ada disana, barang yang ditawrkan sbenar’a udh ad harga patokan sendiri, tp y krn itu di pasar tradisional, kegiatan tawar menawar tetap ada.
    klo warung2 itu, mungkin masuk ke pasar semi modern. lagian warung kan bukan pasar? tp industri kecil menengah..

  3. tetap lebih enak belanja di pasar tradisional….
    harga murah bisa ditawar…..
    sayuran, buah-buahan masih segar-segar karena baru dikirim pada hari yang sama……….

  4. yup.. hanya terkadang pasar tradisional hanya kurang rapih penataaannya, hingga sering kali kita mencium bau2 kurang sedap, atau kotoran2 yg tdk enak di pandang, becek, dll..😀 Mksh komen’a!!

  5. mungkin kalo pasar tradisional tempatnya bisa kayak pasar modern yg tertata rapi,,kita smua lebih memilih untuk slalu belanja ke pasar tradisional kali ya??tapi apa itu mungkin???

  6. dari ke dua jenis pasar tersebut ada kelebihan dan kekurangan masing2, kita hidup di zaman yang terbatas pada waktu, sehingga memerluakn segala sesuatu yang efisien,salah satunya adalah supermarket, kita bisa belanja segala keperluan dalam satu tempat,, tetapi di lain pihak,kita sebagai makhluk sosial, juga membutuhkan keintensifan interaksi sosial dengan orang lain, misalnya saja ketika terjadi tawar-menawar dengan pedagang,,
    bagaimana anda menanggapi fenomena tersebut???

  7. untuk ryfa: yup.. seperti td yg ku bilang, saat ini sudah banyak kok pasar trdaisional yg tertata rapi.. dalam penerapannya tetap menggunakan sistem tradisional, tp untuk tata ruang menerapkan sistem modern.. contoh: pasar modern yang ada di perumnas II Kota tangerang, pasar ini dibangun oleh pemerintah dengan tata ruang yang rapih, dan sanitasi yang baik jg, setiap pedagang di berikan satu kios sendiri2, dan interaksi antara pembeli dan pedagang tetap terjadi.. pembeli tetap bisa melakukan tawar menawar harga.,.
    sasy: ya.. seperti yang ku katakan sebelumnya juga, pasar tradisional dan modern tetap saja memiliki kekurangan dan kelebihannya masing2.. untuk piihan mana yang mau di pilih untuk berbelanja, itu tergantung pada kebutuhan setiap person’a.. karena pasar tradisional dan modern pasti sudah memiliki target konsumennya sendiri2.. karena pada kenyataannya tidak semua orang senang berbelanja di pasar tradisional, dan tidak semua orang bisa berbelanja ke supermarket..

  8. hem,,, emang se banyak sekarang pasar tradisional yang terlihat rapi… tapi tetep aja org banyak yang suka berbelanja d pasar moder seperti minimarket dsb.. yaa lau menurut ak y krn menang image…tp ga tau deh sbb sbnrnya ap… lu menurut km ap yan?

  9. permasalahannya adalah tidak semua kalangan dpt masuk ke pasar modern yg kamu maksud wi. jelas untuk beberapa kalangan berbelanja di supermarket atau semacam’a dpt meningkatkan image mereka. atau paling tidak menjaga image. tentu gak salah, karena itu hak setiap orang untuk memilih. tp tetep aja, yg nama’a pasar tradisional tu penggemarnya jauh lebih banyak dari pada pasar-pasar modern.🙂

  10. makanya jangan pada malu untuk belanja di pasar tradhisional, soalnya secara tidak langsung kita membantu perekonomian saudara2 kita..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s